Tips Aman Belanja di Situs Jual Beli Online

Jual beli online tampaknya sudah mulai menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat tanah air belakangan ini. Setiap hari jumlah toko online semakin banyak saja, dari mulai yang kecil hingga besar. Selain itu, iklan toko online besar semacam Tokobagus (kini OLX), Berniaga, Elevania, dan lainnya setiap hari selalu menghiasi layar kaca.

Berbelanja di situs online shop memang menyenangkan. Kita tidak perlu repot-repot untuk pergi ke toko karena kita hanya tinggal memilih katalog produk kemudian membayarnya melalui kartu kredit atau transfer dari kartu debit. Setelah itu, kita hanya tinggal menunggu barang tersebut datang dalam waktu sehari atau dua hari.

Sayangnya meskipun menawarkan banyak kemudahan, terdapat ancaman serius yang sangat membahayakan bagi konsumen yaitu penipuan. Ya, tidak sedikit modus penipuan di internet yang menggunakan kedok jual beli online. Hingga saat ini sudah banyak orang yang dirugikan dengan ulah para penipu ini.

Bagi sebagian orang mungkin cukup mudah untuk mengetahui jenis penipuan di dunia maya sehingga mereka bisa menghindarinya. Namun bagi sebagian orang Indonesia yang belum terbiasa melakukan jual beli di internet, hal tersebut cukup sulit untuk diketahui.

Oleh karena itu kali ini Piknikmurah.com akan mengulas beberapa tips serta trik untuk menghindari modus penipuan dalam jual beli online. Tips dan trik ini akan mencakup berbagai macam hal yang harus diperhatikan ketika melakukan transaksi, baik itu alat transaksi, penjual, dan lainnya.

Jenis Situs Jual Beli Online

Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis situs jual beli yang ada di internet. Secara garis besar situs jual beli tersebut dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni situs yang menjual langsung barang ke pembeli dan situs yang menyediakan ‘lapak’ bagi para penjual untuk menjual barangnya ke konsumen.

Contoh situs yang menjual langsung barang ke konsumen di antaranya adalah Lazada, Bhinneka, Elevania, Amazon, dan lainnya. Sedangkan situs yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di antaranya adalah Kaskus, Tokobagus (OLX), Berniaga, dan lainnya.

Situs yang menjual langsung barang ke konsumen biasanya lebih aman terutama untuk situs-situs besar. Namun Anda tetap harus berhati-hati terutama untuk situs-situs kecil yang belum terlalu dikenal luas namanya.

Install Anti Virus di Komputer

Sebelum melakukan transaksi jual beli, hal pertama yang harus diperhatikan adalah perangkat untuk mengakses toko online tersebut. Jika Anda mengakses dari PC atau smartphone, pastikan perangkat tersebut sudah terinstal aplikasi anti virus, anti malware, atau anti pishing.

Hal ini sangatlah penting karena banyak virus dan malware saat ini yang suka mencuri data pribadi Anda. Yang mereka curi tidak hanya password dan informasi login, namun juga nomor kartu kredit ataupun data internet banking yang Anda miliki.

Pilih Online Shop yang Terpercaya

Langkah selanjutnya adalah memiliki toko online yang terpercaya dan memiliki reputasi yang bagus di mata para konsumennya. Luangkanlah waktu Anda untuk mencari informasi toko online tersebut di internet, baik itu di forum-forum ataupun media sosial.

Perhatikan juga peraturan serta kebijakan dari toko online tersebut agar Anda tidak dirugikan di kemudian hari. Sebagai contoh, apakah toko online tersebut dapat mengganti barang yang dibeli apabila terjadi kerusakan atau tidak sesuai dengan deskripsi produknya.

Yang paling penting, jangan pernah menuliskan data pribadi Anda di toko online tersebut, seperti PIN ATM, password internet banking, dan lainnya. Jika ada toko online yang meminta hal tersebut, maka dapat dipastikan bahwa itu adalah modus penipuan.

Kondisi dan Harga Produk

Ketika memilih suatu produk perhatikan dengan seksama deskripsi produk tersebut, apakah produk tersebut baru, bekas, bergaransi resmi, atau melalui black market. Mintalah foto asli dari produk tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada cacat terutama untuk produk elektronik atau baju, seperti laptop, baju Korea, dan lainnya.

Perhatikan juga harga dari produk tersebut karena tidak sedikit yang menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal atau lebih murah dari harga pasaran. Lakukanlah perbandingan terlebih dahulu dan jangan pernah tergiur dengan produk yang harganya sangat murah karena kemungkinan besar itu adalah penipuan.

Jangan juga mempercayai penjual yang melakukan modus penjualan barang elektronik dari Batam dengan harga yang sangat murah, seperti hp Android, iPhone second, dan lainnya. Walaupun tidak semua, namun kebanyakan dari mereka adalah penipu karena barang yang mereka jual sangat jauh lebih murah daripada produk aslinya..

Cara Pembayaran

Cara pembayaran yang paling aman adalah dengan melakukan COD (cash on delivery). Jika rumah Anda dekat dengan lokasi si penjual, maka pilihlah jenis pembayaran ini karena Anda juga bisa sekalian melihat kondisi dari barang tersebut, terutama jika Anda membeli barang yang mahal seperti mobil bekas, motor, dan lainnya.

Jika Anda melakukan COD, sangat disarankan untuk tidak pergi sendirian dan memilih tempat transaksi yang ramai. Pasalnya saat ini sudah banyak kasus perampokan yang menggunakan modus transaksi jual beli barang secara COD.

Apabila lokasi Anda dan penjual berjauhan, maka cara paling aman adalah dengan menggunakan sekenis jasa rekening bersama (rekber). Jasa ini biasanya banyak terdapat di Kaskus dan akan menyimpan uang dari pembeli sebelum ia menerima barang yang dikirimkan oleh si penjual.

Sedangkan jika Anda terpaksa untuk melakukan pembayaran langsung melalui transfer ke rekening si penjual, maka pastikan si penjual tersebut memiliki reputasi yang baik. Lihatlah testimoni dari para konsumennya dan jangan pernah mentransfer uang sebelum Anda benar-benar yakin akan reputasi dari penjual tersebut terutama untuk transaksi barang di atas nominal Rp 100 ribu.

Toko online yang benar-benar terpercaya biasanya mencantumkan nomor rekening beserta nama pemilik dari rekening tersebut di situsnya. Catatlah nomor rekening tersebut agar bisa dijadikan sebagai bukti jika terjadi penipuan di kemudian hari.

Untuk situs yang menerima pembayaran melalui kartu kredit, alangkah baiknya jika Anda melakukan pembayaran tersebut melalui jasa layanan kartu kredit seperti PayPal dan lainnya. Jangan pernah memasukkan data kartu kredit jika terdapat hal yang mencurigakan di halaman pembayaran toko online tersebut.

Setelah melakukan pembayaran dengan berbagai cara di atas, simpanlah bukti pembayaran tersebut dengan baik. Hal ini bertujuan untuk melakukan klaim garansi dan yang lainnya jika suatu saat barang yang dibeli rusak atau tidak sesuai dengan harapan.

Pengiriman Barang

Jika tidak melakukan pembayaran dengan COD, maka sudah pasti barang akan dikirimkan melalui jasa pengiriman. Pilihlah jasa pengiriman yang sudah terpercaya dan jangan mudah tergiur dengan ongkos pengiriman yang sangat murah.

Jika barang yang dikirimkan mudah pecah atau rusak, mintalah kepada si penjual untuk membungkusnya dengan kotak kayu, styrofoam, dan bahan pelindung lainnya. Mintalah nomor resi pengiriman kepada si penjual agar Anda dapat memantau proses pengiriman barang tersebut.

Itulah beberapa langkah mudah untuk menghindari penipuan ketika sedang melakukan transaksi jual beli online. Meskipun selalu ada celah untuk melakukan aksi kejahatan, namun setidaknya Anda sudah meminimalisir potensi kejahatan tersebut. Apakah Anda memiliki tips lain untuk menghindari penipuan ketika belanja di internet?

 

pasang iklan gratis, pasang iklan jasa, pasang iklan online, iklan gratis sewa mobil, iklan gratis paket wisata, situs iklan gratis, iklan gratis terlaris, jual beli online, website iklan gratis, website pasang iklan